Langkah Nyata untuk SDM Unggul, United Tractors Hadirkan Safety Center di Tenggarong

PROKAL.co, TENGGARONG– Komitmen untuk menciptakan generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi dunia industri kembali diwujudkan oleh PT United Tractors Tbk (UT) Site Tenggarong melalui kegiatan hibah dua komponen alat berat sekaligus peresmian Ruangan Safety Center di SMKN 3 Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan UT Site Tenggarong dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. SMKN 3 Tenggarong yang memiliki Jurusan Teknik Alat Berat dinilai sebagai mitra strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang selaras dengan kebutuhan industri alat berat yang terus berkembang. Kasi Pembinaan SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Kalimantan Timur, Ahmad Badwi, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terus terjalin antara dunia industri dan pendidikan.“Kami berterima kasih dan sangat mengapresiasi atas sinergi yang kami harapkan terus terjalin, dengan bertambahnya alat praktik bagi siswa, harapannya mereka dapat meningkatkan kompetensi yang semakin relevan dengan kebutuhan pasar,” ujar Ahmad Badwi. Hal senada disampaikan oleh Kepala Sekolah SMKN 3 Tenggarong, Rachmad Anwar. Ia menilai dukungan fasilitas dari UT Site Tenggarong ini menjadi penguatan signifikan dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki karakter keselamatan kerja yang kuat. “Kami yakin dengan adanya tambahan dukungan fasilitas yang diberikan UT Site Tenggarong akan menjadi penguatan signifikan dalam mencetak lulusan teknik alat berat yang unggul secara teknis dan siap menghadapi dunia kerja,” ungkapnya. Perwakilan Management UT Site Tenggarong, Fajri Egha Alvian, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia. “Kolaborasi ini akan terus berkelanjutan dengan institusi pendidikan vokasi sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, serta berdaya saing tinggi, sehingga setelah lulus mereka siap terjun ke dunia kerja,” tegasnya. Selain hibah komponen alat berat, United Tractors juga meresmikan Ruangan Safety Center sebagai fasilitas pembelajaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Kehadiran Safety Center menjadi langkah konkret dalam menanamkan budaya keselamatan sejak dini, sekaligus membentuk mindset safety yang kuat bagi siswa sebelum memasuki dunia industri. Safety Center dilengkapi berbagai alat peraga keselamatan, seperti peraga alat pelindung diri (APD), alat pemadam api ringan (APAR), peraga kelistrikan, berbagai tools tangan, peraga bahaya pelontar, peraga Lock Out Tag Out (LOTO), serta berbagai perangkat edukasi lainnya yang mendukung pembelajaran praktik secara komprehensif. Melalui program ini, UT Site Tenggarong berharap sinergi antara industri dan dunia pendidikan dapat terus diperkuat guna menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif, relevan, serta berorientasi pada keselamatan dan keberlanjutan. Dengan demikian, generasi muda Indonesia diharapkan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu berkontribusi secara positif bagi kemajuan industri nasional.
Agar Berdaya Saing, Industri Pertambangan Harus Didukung SDM Berkualitas

JAKARTA, investor.id – Menuju Indonesia Emas di Tahun 2045 yang salah satu pilarnya adalah Pembangunan Manusia serta Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, menuntut pemenuhan sumber daya manusia (SDM) baik secara kuantitas maupun kualitas. Perusahaan pertambangan masih terus membutuhkan tenaga ahli insinyur insinyur yang tidak hanya kompeten, namun juga bisa diandalkan dengan tetap menjaga good mining practice yang berkomitmen menjaga lingkungan, menerapkan standar tinggi untuk keselamatan dan kesehatan kerja. Program hilirisasi yang dicanangkan Pemerintah akan meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan bagi para lulusan insinyur. Hilirisasi nikel, bauksit, tembaga, timah, dan batu bara diprediksi akan membutuhkan banyak tenaga ahli insinyur. Rizal Kasli, Ketua Dewan Penasehat. Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), mengatakan bahwa untuk mengatisipasi pembangunan pengolahan dan pemurnian mineral diperlukan penyiapan tenaga kerja berbasis ilmu kebumian. “Total 23.202 tenaga kerja yang dibutuhkan. Yakni dari lulusan teknik pertambangan sebanyak 9.804; teknik metalurgi, material & kimia 1.210; teknik geofisika 3.570; teknik geologi 8.618,” katanya dalam Workshop Mining for Journalist, yang digelar Perhapi di Jakarta Selasa (10/2/2026). Rizal menyebut kebutuhan sarjana pertambangan akan selalu ada untuk kegiatan eksplorasi, tambang terbuka dan bawah tanah, pemrosesan, serta sustainability. Rizal Kasli yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Keahlian Pertambangan Persatuan Insinyur Indonesia (PII), menyebutkan peran PII dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 antara lain melakukan pengembangan teknologi tepat guna agar sumber daya alam yang dimiliki oleh bangsa dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat Indonesia. PII juga berkolaborasi dengan industri, perguruan tinggi, dan pemerintah dalam mengembangkan dan mempersiapkan SDM yang handal, unggul dan memenuhi kebutuhan bangsa dalam mengelola sumber daya alam yang dimiliki “PII mempersiapkan SDM yang memiliki daya saing global dengan mengikuti standar global,” ujarnya. Adapun keahlian para insinyur dibutuhkan karena didorong oleh faktor deplesi cadangan mineral dan batu bara dan penemuan cadangan baru; konservasi cadangan minerba; pengembangan cadangan marginal; pengembangan IUPK dan WIUP baru; peningkatan tambang bawah tanah (deep mining); kebutuhan akan insinyur pasca tambang dan reklamasi; serta energi transisi dan tambang mineral kritis. Rizal menjelaskan, badan keahlian pertambangan akan menjadi pendorong kemandirian bangsa, sebagai agen perubahan dan pembangunan melalui pengembangan kompetensi profesi keinsinyuran pertambangan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. “Menjadikan insinyur pertambangan yang berdaya saing dan memberi nilai tambah yang tinggi bagi kesejahteraan dan kemakmuran bangsa,” ujarnya.